animasi blog
HALO SOBAT

Kamis, 13 September 2012


Cara Service Motor Starter

Motor Starter tidak berbeda jauh dengan motor2 DC lainnya, yang membedakannya beda adalah daya putar yang dihasilkan oleh motor starter yang besar dan arusnya so pasti butuh gede juga tuch.

Dengan kinerja berat walau hanya sesaat saat start menghidupkan mesin serta besarnya arus yang di butuhkan tentunya motor starter juga memiliki time of service, yakni bagian2 yang mengalami keausan serta terbakarnya kumparan motor.






Cara service dan pengecekan kerusakan pada Motor Starter bisa kita lakukan dengan:

1. Cek Bostel Motor (Brush).
Bostel/arang sering habis/Retak/putus karena gesekan serta penghantar arus besar ke Kumparan rotor (Armatur)
2. Cek Kumparan Stator(Field Coil).
3. Cek Kumparan Rotor (Armatur).
4. Cek Switch Starter (Magnetic switch/Starter Bendix).

Motor Starter Berat
Sungguh jengkel punya mobil yang manja dan susah saat mau di starter, alias berat banget untuk starter mesin, akan terasa banget saat kita lagi keperluan mendesak serta butuh waktu cepat untuk menyelesaikan tugas dan pekerjaan.

Sebenarnya beratnya putaran motor starter/dinamo starter di sebabkan oleh banyakhal antara lain:

1. Kondisi Aki. Aki yang sudah tua/ suak/rusak sering nyebabkan putaran starter menjadi terasa berat banget, bagai kagak mau berputar dan tersendat2 {Ganti Aki}

2. Nepel Aki. Nepel yang kendor juga sering menyebabkan putaran starter menjadi berat, karena arus yang mengalis banyak yang berubah ke energi panas pada nepel yang kendor.

3. Sistem Perkabelan. Sistem perkabelan tentunya berpengaruh penting terhadap beratnya putaran motor starter, seperti klem kabel yang kendor, kabel berkarat serta kecilnya kabel penghantar.

4. Motor Starter. Motor starter sendiri juga berpengaruh terhadap hasil putaran yang pelan, karena konektor2 yang kendor, terbakar/putus bisa juga kumparan yang mualai terbakar.

Penyebab Air radiator Mendidih atau Menyembur

Air radiator Mendidih atau Menyembur sering terjadi oleh beberapa penyebab, walau secara simpel bisa di simpulkan bahwa air radiator menyembur dalam arti memiliki tekanan melebihi 0.9-1.1 bar tutup radiator disebabkan adanya tekanan masuk ke sistem pendingin dan sirkulasi sistem pendingin yang buntu.

Penyebab Air radiator Mendidih atau Menyembur sering dikarenakan oleh:

1. Tutup radiator. Biasanya terjadi pada pegas tutup radiator yang sudah lemah atau karet tutup radiator yang sudah kaku/mati.

2. Radiator Buntu/Kotor. Banyaknya kotoran/kerak yang menyumbat sirkulasi pada radiator.

3. Termostat Macet. Termostat sistem pendingin yang macet mengakibatkan aliran air radiator ke mesin tersumbat, sehingga menimbulkan tekanan melebihi tekanan standar tutup radiator.

4. Kompresi mesin bocor. kebocoran kompresi mesin menambah tekanan dalam sistem pendingin mesin yang tentunya mendorong air untuk menyembur keluar melalui tabung recevoir.

Penyebab Air Radiator Sering Habis
radiator merupakan salah satu perangkat sistem pendingin mesin yang tentunya berfungsi untuk mendinginkan air pendingin mesin agar mesin tidak overheat.

Kejadian yang sering menjengkelkan pemilik kendaraan yakni air radiator yang sering habis tanpa adanya kebocoran, karena tidak mengetahui penyebab habisnya air pendingin serta lagi malas main ke bengkel ha ha .
Air radiator sering habis biasanya disebabkan oleh banyak faktor, terutama usia mobil yang paling dominan, peyebab lainnya antara lain:

1. Tutup radiator. Pada Tutup radiator biasanya di sebabkan oleh karet yang mati/tipis, pegas lembek sehingga air keluar ketabung recevoir radiator.

2. Bocor Kecil/Retak/kropos. Aliran air radiator yang rembes karena sambungan kurang rapat,lobang kecil atau ada keretakan sehingga aliran air tak terlihat oleh mata, biasanya membekas warna kuningpada lokasi yang bocor.

3. Air Radiator kotor/mengandung kerak air. Mengakibatkan tutup radiator kura

Tidak ada komentar:

Posting Komentar